| Pendaftaran Siswa
08222 333 1144 I 0812 1233 2163
Selamat Datang di Laskar UI!

Strategi Cerdas Memulai Homeschooling Untuk Anak Sesuai Pendapat Pakar

Strategi Cerdas Memulai Homeschooling Untuk Anak Sesuai Pendapat Pakar
Februari 12, 2022 laskarui
In News

Cerdas Memulai Homeschooling Untuk Anak Sesuai Pendapat Pakar

Proses belajar bagi  buah hati kita memang sudah seharusnya diberikan secara layak. Kenapa, dengan memberikan proses belajar yang layak itulah mereka akan tahu dan sadar bahwa kita sebagai orang tua akan selalu memberikan pendidikan  yang terbaik untuk mereka.  Kondisi seperti ini memang sudah seharusnya dilakukan oleh kita sebagai orang tua yang menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi anak-anak yang tidak saja baik tetapi juga pintar. 

Oleh karena itulah segala upaya pasti akan diusahakan  oleh kita sebagai orang tua untuk bisa memberikan pendidikan yang layak  bagi sang buah hati kita.  Seperti itulah kondisi yang sebenarnya, sehingga saat ini pada saat kondisi belajar normal dengan model tatap muka sedang dihindari akibat pandemi covid yang masih terus berlangsung. Maka  orang  tua mencarikan alternatif pendidikan yang baik untuk setiap  buah hatinya di rumah. 

Salah satu sistem pendidikan yang saat ini sedang banyak diminati oleh ayah dan bunda adalah model pendidikan homeschooling. Sebuah metode pendidikan yang saat ini banyak dipilih,  karena selain model belajarnya  bisa fleksibel .  Ternyata beberapa pakar atau ahli pun memiliki pendapat  terkait model pendidikan seperti homeschooling. 

Pendapat pertama yang menjelaskan konsep belajar  homeschooling adalah seperti yang di sampaikan oleh John Holt.  Ada beberapa hal yang di sampaikan oleh John Holt terkait homeschooling  : 

  1. Pendidikan model homeschooling bagus di jalankan oleh siswa sekolah, karena model pendidikan ini dapat menjamin siswa untuk bisa menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah. Sehingga siswa didik tetap mendapatkan pendidikan dasar yang layak. 
  2. Pendidikan model homeschooling bisa menjadikan siswa didik yang tidak mendapatkan pendidikan  formal bisa mendapatkan kemudahan akses untuk tetap sekolah walau formatnya melalui  homeschooling. 
  3. Pendidikan  model homeschooling akan bisa memberikan model pendidikan yang silabus atau kurikulumnya telah ditentukan  oleh Kemendikbud. Sehingga dengan cara seperti itu siswa homeschooling bisa  mengikuti  materi yang disampaikan oleh guru di sekolah formal

Itu salah satu pendapat pakar pendidikan yang mencoba melihat model pendidikan homeschooling. Sistem pendidikan yang bisa di pilih oleh siswa didik yang  tidak bisa mengikuti sekolah  formal di sekolah. Jadi dengan pendapat tersebut ayah dan bunda tidak perlu kuatir, karena pada dasarnya apapun model pendidikannya. Kesemua itu memiliki tujuan yang sama  yaitu menjadikan siswa didiknya menjadi tahu dan paham terkait materi pendidikan yang diajarkan oleh sang pendidik. 

Mau pendidikan formal di sekolah regular, ataupun pendidikan model homeschooling jelas keduanya memiliki tujuan sama yaitu menjadikan siswa didik menjadi siswa  yang pintar dan pandai dalam  memahami materi  yang disampaikan,  hanya memang metodenya saja yang beda.

Pendapat kedua yang disampaikan oleh pakar terkait seperti apa kondisi dan konsep pendidikan yang disajikan dalam bentuk homeschooling. Pendapat itu disampaikan oleh Adilistiono yang memberikan perspektif pendidikan dengan pendapat seperti berikut  : 

 

  1. Pendidikan model homeschooling memang berbeda dibandingkan model pendidikan sistem sekolah formal. Karena dengan sistem ini siswa didik akan menjadi subyek dari pembelajaran tersebut.  Sehingga dengan kondisi itulah mereka diberikan  kebebasan untuk menentukan materi pelajaran apa saja yang akan diajarkan. Dengan cara seperti itu maka proses belajar menjadi lebih menyenangkan. 
  2. Pendidikan model homeschooling menjadi menarik dan banyak disukai oleh siswa didik, karena model pendidikan ini memberikan keleluasaan  bagi siswa didik dalam menjalani pendidikan. Waktunya bisa fleksibel materi pelajaran  juga boleh dipilih serta yan penting sistem belajar  tidak diajarkan seperti layaknya pendidikan formal di sekolah tatap muka.
  3. Pendidikan model homeschooling karena fleksibilitas sistemnya menjadikan model pendidikan ini bisa dijalankan dimana saja. Seperti misalnya di lokasi dekat tempat tinggal siswa didiknya,  bisa juga di lingkungan kompleks  yang diadakan oleh ibu-ibu yang memiliki  visi dan misi sama. Artinya sistem pendidikan ini  bukan menekankan pada dimana lokasi pendidikan itu diadakan tetapi lebih kepada bagaimana siswa didik bisa mendapatkan pendidikan dan pengajaran yang layak. 
  4. Pendidikan model homeschooling bukan sistem yang diajarkan di sekolah formal yang masih memberikan adanya pembatasan-pembatasan. Karena model pendidikan homeschooling ini memberikan kebebasan dan keleluasaan baik siswa didik dan gurunya untuk mengajarkan materi lebih di luar pengajaran  yang ada di model sekolah formal.

Dengan memahami penjelasan dari kedua pakar diatas, kita sebagai orang tua semakin paham bahwa homeschooling memang bisa menjadi salah satu alternatif terbaik bagi orang tua dalam memberikan pendidikan yang layak untuk buah  hati kita. 

 

Comments (0)

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

*

Balas Chat
1
Hi, Laskar UI di sini. Bisa dibantu?
Hi, Laskar UI di sini. Bisa dibantu?