| Pendaftaran Siswa
08222 333 1144 I 0812 1233 2163
Selamat Datang di Laskar UI!

7 Cara Mengembangkan Bakat Pada Anak

7 Cara Mengembangkan Bakat Pada Anak
October 14, 2020 laskarui
In Uncategorized
cara mengembangkan bakat anak

Setiap anak yang terlahir di dunia ini memiliki bakat yang berbeda-beda. Bakat sendiri merupakan sebuah kemampuan bawaan yang berupa potensi seseorang. Yang mana potensi tersebut masih perlu dilatih serta dikembangkan lebih dalam sehingga tercapailah sebuah kecakapan. Sebagai orang tua, ada baiknya Anda mengetahui cara mengembangkan bakat pada anak agar potensi yang ada pada diri anak Anda terasah dengan baik.

Setiap anak sendiri memiliki bakat secara khusus yang berbeda-beda. Salah satu jenis bakat secara khusus tersebut seperti melukis, bermain bola, dan masih banyak lagi. Tentu demi perkembangan bakat anak tersebut peran orang tua sangat dibutuhkan. Lantas apa saja yang bisa orang tua lakukan? Anda bisa menyimak cara mengembangkan bakat anak di bawah ini.

7 cara mengembangkan bakat anak

Orang tua mana yang tidak menginginkan bakat anak mereka berkembang dengan baik dan signifikan? Setiap orang tua tentu menginginkan bakat anak-anak mereka berkembang. Perkembangan bakat itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya dukungan dan motivasi dari orang tua sampai lingkungan terdekatnya.

Agar lebih jelas, berikut cara mengembangkan bakat anak yang bisa Anda praktekkan:

1. Berikan fasilitas yang mendukung

Mengembangkan bakat sebenarnya tidak sulit untuk dilakukan. Pertama, setelah Anda mengetahui potensi atau kelebihan yang dimiliki si anak, maka mulailah untuk memberikan beberapa fasilitas yang mendukung. Anda bisa memberikan yang memang sesuai dengan potensi atau bakat si anak itu sendiri.

Contohnya saja dengan memilihkan anak ekstrakulikuler yang sesuai dengan minatnya. Kemudian, Anda juga bisa mendaftarkan si anak ke komunitas tertentu. Dengan begitu, anak dapat lebih leluasa dalam berinteraksi kepada orang-orang yang memang sesuai dengan bakat anak itu sendiri.

Jika dirasa perlu, Anda juga bisa mendaftarkan les untuk si kecil. Pilihkan les yang memang mendukung perkembangan bakat anak.

2. Anda bisa menunjukkan minat pada bidang tertentu

Sebagai orang tua, Anda mungkin juga memiliki bakat yang sudah sedari kecil diketahui. Banyak yang berkata bahwa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Dari situ, Anda bisa mengenalkan bakat minat Anda kepada anak. Cara ini merupakan salah satu cara yang bisa Anda lakukan. 

Jika ternyata anak memiliki minat yang tidak jauh berbeda dengan Anda, maka bukankah hal tersebut merupakan cara mengembangkat bakat yang sangat menyenangkan? Anda bisa mendukung anak serta menekuni ketertarikan suatu bidang tersebut pada anak secara bersamaan.

Misalnya saja, Anda memiliki hobi melukis. Sebagai orang tua, Anda bisa mengenalkan bakat melukis Anda kepada anak lalu mengarahkan bakat tersebut bersama anak untuk mencoba melukis hal-hal yang sederhana. Jika hasil lukisannya terlihat berbeda, maka tetap dukung dan beri semangat si anak agar dapat menyempurnakan hasil lukisan tersebut.

3. Kembangkan bakat dengan mengajak anak mengunjungi tempat tertentu

Tak melulu di rumah, salah satu dari 7 cara mengembangkan bakat anak yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengajak anak mengunjungi tempat-tempat tertentu. Tentu saja tempat-tempat tersebut merupakan tempat yang memang dapat mengasah dan mengembangkan bakat anak itu sendiri.

Salah satu contohnya adalah dengan membawa anak mengunjungi perpustakaan apabila ia suka membaca. Apabila si anak menyukai dongeng, maka tidak ada salahnya untuk mengajak anak tersebut untuk mengunjungi museum. Yang terpenting, Anda dapat menemukan tempat-tempat yang cocok dan sesuai dengan bakat anak itu sendiri.

4. Anda bisa membentuk lingkungan yang mendukung

Selanjutnya, Anda bisa mengembangkan bakat pada anak dengan cara membentuk sebuah lingkungan yang mendukung. Misalnya saja anak Anda memiliki bakat bermain sepak bola atau permainan lainnya yang berhubungan dengan bola. Dari bakat tersebut cobalah untuk membuat si anak mengasah bakatnya dengan mudah,

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyediakan lingkungan yang mendukung. Yakni dengan memberikan ruangan khusus untuk bermain bola. Menyediakan bola yang mendukung bakat anak, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa memberikan pengetahuan tentang apapun yang dapat mendukung perkembangan bakatnya.

5. Jangan lupa memberikan apresiasi dan tanggapan

Setelah anak mendapatkan lingkungan yang mendukung atas bakat yang dimilikinya, maka jangan lupakan juga untuk memberikan apresiasi dan tanggapan kepada anak lebih lanjut. Terlebih, jika anak Anda merupakan tipe anak yang mudah mencari perhatian. 

Dengan memberikan apresiasi serta tanggapan tertentu maka tentu saja si anak akan lebih bersemangat dalam mengembangkan bakat yang dimilikinya. Selain memberikan apresiasi dan tanggapan yang lebih kepada anak atas bakatnya, sesekali jangan lewatkan juga untuk menjadi pendengar yang baik atas cerita dari bakat yang mereka lakukan. 

6. Berikan kebebasan pada anak diluar bidang akademik

Jika kebanyakan orang tuda memaksimalkan potensi anak mereka pada bagian akademik saja, maka tidak ada salahnya juga bagi Anda untuk memberikan kebebasan kepada anak diluar bidang akademik. Dengan membebaskan si anak tersebut, maka Anda dapat memaksimalkan bakat anak dengan lebih leluasa. 

Pasalnya, tidak selamanya kecerdasan IQ atau kecerdasan akademik adalah hal yang dimiliki oleh semua anak. Akan tetapi, anak juga terlahir dengan bakat dan potensinya masing-masing. Dengan begitu, ada baiknya Anda memberikan kebebasan pada anak diluar bidang akademiknya untuk mengembangkan bakat mereka dengan lebih maksimal.

7. Terus dukung bakat yang dimiliki anak dan jangan berhenti berusaha

Terakhir dengan mendukung bakat yang dimiliki. Mungkin bakat anak sudah terlihat akan tetapi kurang menaruh minat untuk mengembangkan bakatnya sendiri. Untuk itu, Anda bisa terus memberikan dukungan kepada anak agar si anak dapat menaruh minat yang lebih lagi atas bakat mereka.

Jangan lupa juga untuk bimbing dan arahkan anak agar tidak berhenti untuk berusaha. Anda bisa melakukan komunikasi dan negosiasi kepada anak dengan membimbingnya untuk tidak mudah berhenti untuk berusaha dalam mengembangkan bakat tersebut. Jika perlu, pancing si anak dengan cara mengiming-imingi hadiah berupa mainan, makanan kesukaan, dan hal lain yang disukai anak.

Jangan sampai setiap bakat yang sudah ditunjukkan oleh anak mendapatkan respon negatif dari Anda sebagai orang tua. Pasalnya, tentu ada saja orang tua yang terkadang tidak menyukai bakat anak mereka sendiri. Padahal, bisa jadi si anak sudah memiliki tekat untuk mengembangkat bakat tersebut.

Sebagai orang tua, sudah seperti keharusan dalam memberikan kesempatan dan membimbing anak untuk mengasah dan mengembangkan bakatnya sedari kecil. Selama bakat tersebut masih ada dalam jalur yang positif, maka biarkan anak memiliki jati dirinya sendiri dengan dukungan Anda tersebut.

Yang terpenting selama menerapkan 7 cara mengembangkan bakat anak di atas, Anda tidak perlu melakukannya dengan cara pemaksaan. Pasalnya, hal ini hanya akan membuat anak semakin tidak menyukai bidang yang ingin digelutinya nanti. Cukup berikan arahan yang lebih baik sehingga mengembangkan bakat pada anak dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Balas Chat
1
Hi, Laskar UI di sini. Bisa dibantu?
Hi, Laskar UI di sini. Bisa dibantu?